China telah meningkatkan aktivitas militernya di sekitar Taiwan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk serangan angkatan udara hampir setiap hari ke zona identifikasi pertahanan udara pulau itu.
Militer China akan mengambil catatan dari invasi Rusia ke Ukraina, yang dimulai satu tahun lalu dengan Rusia gagal merebut Kyiv pada hari-hari pembukaan perang.
Di tengah resesi global yang masih berlangsung, kebutuhan mobil bekas di Asia Tenggara tetap tinggi.
Ketegangan militer antara Taiwan dan China adalah yang terburuk dalam lebih dari 40 tahun, Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng mengatakan bulan ini, menambahkan bahwa China akan mampu melakukan invasi skala penuh pada tahun 2025.
Kebakaran di kota selatan Kaohsiung menewaskan sedikitnya 46 orang, menurut pihak berwenang, setelah terjadi pada Kamis pagi. Api melalap bagian bawah gedung 13 lantai yang menampung banyak penduduk miskin, lanjut usia, atau cacat.
Ketegangan militer dengan China, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, adalah yang terburuk dalam lebih dari 40 tahun. Chiu menyebut China akan mampu melakukan invasi skala penuh pada 2025 mendatang.
Ketegangan telah mencapai titik tertinggi baru antara Taipei dan Beijing, yang mengklaim pulau demokrasi itu sebagai wilayahnya sendiri, dan pesawat militer China telah berulang kali terbang melalui zona identifikasi pertahanan udara Taiwan.
Taiwan perlu memiliki senjata jarak jauh dan akurat untuk mencegah China yang dengan cepat mengembangkan sistemnya untuk menyerang pulau itu.
Dua wartawan Australia lainnya, yakni Bill Birtles dan Michael Smith melarikan diri dari China tak lama setelah penahanan Cheng, juga takut ditangkap.
Sebelum kematiannya, Chih-Cheng sempat menuliskan pesan, agar pemerintah membiarkan binatang liar untuk tetap hidup.