Rencana pemerintah melakukan relaksasi ekspor bijih bauksit ditentang oleh anggota Komisi XII DPR RI, Gulam Mohamad Sharon.
Kolaborasi ini memungkinkan produk mentah bijih bauksit yang dimiliki Antam diolah menjadi alumina
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditas bijih logam dan abu jadi penggenjot nilai ekspor Indonesia
Uni Eropa meminta Indonesia tidak melarang ekspor turunan nikel, seperti ekspor prekursor
Kuartal I, PT Timah Sukses Produksi 5.360 Ton Biji Timah
Ekspor nikel ilegal itu diduga terjadi pada 2020 sampai dengan 2022.
Inalum merupakan BUMN yang memproduksi aluminium. Sejak beroperasi tahun 1982, hitungan produksinya tidak lebih dari 250 ribu ton per tahun. Sementara demand atau kebutuhan dalam negeri sebesar 1,5 juta ton per tahun. Akibatnya Untuk memenuhi kebutuhan itu kita harus import. Padahal kita kaya dengan bauksit. Hal ini karena Inalum tidak memilik energi listrik yang cukup untuk proses produksinya.
Anggota Komisi VII DPR RI Yulian Gunhar mengungkapkan Komisi VII akan menindaklanjuti temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan ekspor ilegal 5,3 juta ton bijih Nikel ke China sejak Januari 2020-Juni 2022.
Jokowi Larang Ekspor Bauksit, Gus Imin: Keputusan Bagus!