Tanggal 16 Agustus 1945 menjadi saksi salah satu momen paling dramatis dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Dua tokoh penting, Soekarno dan Mohammad Hatta atau Sukarno Hatta, "diculik" oleh para pemuda yang dipimpin oleh Soekarni Kartodiwirjo atau Sukarni ke Rengasdengklok, Karawang, demi satu tujuan: mempercepat proklamasi kemerdekaan.
Prabowo menyebut mereka memandang bahwa pemikiran para pendiri bangsa seperti Ir. Sukarno, Hatta, dan Sjahrir tidak cocok di zaman ini.
Pertama-tama saya sampaikan apresiasi kepada saudari Kiyomiya Purwanto Mahisa Ayu Ramadhana, yang telah melahirkan karya seni patung Ir. Soekarno.
Kalau memang ingin diperbaiki silakan, namun namanya sejarah apakah itu pahit ataukah baik ya kalau memang harus diulang ya diulang dengan sebaik baiknya.
Hari ini 63 tahun lalu tepatnya pada 14 Mei 1962 Presiden Sukarno nyaris kehilangan nyawanya saat salat Iduladha. Di halaman Istana Merdeka, Jakarta—di tempat yang dianggap paling aman di negeri ini—sebuah tembakan dilepaskan dengan tujuan menghabisi sang proklamator.
Bagi Indonesia, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina bukan sekadar isu politik luar negeri, melainkan bagian dari mandat Konstitusi Negara Indonesia.
Sukarno, Semaun, Alimin, Darsono, Tan Malaka, Musso, hingga Kartosoewirjo.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang baru dilantik sangat sulit mempelajari situasi
Juga ada unsur penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan Proklamator RI Sukarno.