Dari kunjungan Paus Fransiskus ini, kita bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia, yang merupakan mayoritas umat Islam, dapat menerima kemajemukan, termasuk kemajemukan agama.
Dalam konteks pemajuan kebudayaan, globalisasi seharusnya tidak semata-mata dipandang sebagai ancaman.
India merupakan negara sahabat yang sejak awal dikenal sangat dekat dengan RI, tapi melihat eskalasi internal India saat ini, rasa Sangat tidak etis jika Indonesia mendiamkannya. India harus disadarkan tentang arti penting kemajemukan dan kemanusiaan.
Salah satu kunci sukses Indonesia bisa tetap tegak berdiri hingga saat ini, menjaga kedaulatan dan perdamaian di tengah kemajemukan suku, agama, ras, dan antar golongan, tidak lain karena adanya semangat kebangsaan yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI.
Agar bisa menggugah kesadaran kita bersama, bahwa Indonesia memiliki generasi muda yang siap menjaga persatuan, kesatuan, dan kemajemukan bangsa.
Banyak kasus hoaks yang menimbulkan permusuhan dan perkelahian sekaligus menjadi ancaman dari kemajemukan bangsa Indonesia
Bamsoet juga mengajak berbagai pemeluk agama merawat kemajemukan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
Telkom University berkomitmen untuk menjaga, merawat dan mengimplementasikan nilai-nilai pancasila, nilai-nilai kebhinnekaan dalam keberagaman dan kemajemukan
sekecil apa pun tantangan yang dihadapi dalam merawat kemajemukan, haruslah diatasi secara sungguh sungguh.
Dari perspektif agama, lanjut Menag, kemajemukan adalah rahmat, kasih sayang dan kehendak Tuhan.