Sejak 2019 hingga 2022 sudah terjadi 6 serangan siber yang dialami industri bandara di kawasan Eropa, Oceania dan Amerika Serikat.
Peretasan PDN ini telah memalukan Indonesia sebagai bangsa dan negara, serta terbukti bahwa sistem data nasional tersebut, memiliki banyak kelemahan.
Situs resmi Badan Intelijen Strategis (BAIS) diduga diretas oleh hacker yang menamakan akunnya MoonzHaxor
Peretas Korut Targetkan Latihan Militer AS-Korsel
Hacker China Retas Surel Puluhan Instansi Negara
Peretas China Curi Uang Bantuan COVID-19 AS Senilai Puluhan Juta Dolar.
Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara mengugkap kebocoran data PeduliLindungi dilakukan oleh hacker Bjorka.
Pemuda MH dari Madiun ditetapkan sebagai tersangka dari kasus hacker Bjorka.