Pemungutan suara tersebut adalah yang pertama setelah amandemen konstitusi, yang mencabut jabatan beberapa kekuasaan dan pembatasan masa jabatan enam tahun tunggal, guna mencegah petahana Khaltmaa Battulga dari Partai Demokrat terpilih kembali.
Presiden baru Mongolia ini bisa jadi merupakan presiden terkuat di dunia Battulga Khaltmaa baru saja terpilih sebagai Presiden Mongolia, setelah memperoleh 50,1% suara