Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei menyampaikan kritik tajam terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Kritik Khamanei, Trump Batalkan Rencana Keringanan Sanksi terhadap Iran
Khamenei mengatakan Amerika Serikat gagal menjamin bahwa negara itu tidak akan pernah meninggalkan pakta itu lagi.
Lebih dari 24 jam setelah tempat pemungutan suara terakhir ditutup di negara bagian Alaska, pertempuran menuju Gedung Putih masih belum diputuskan.
Khamenei menegaskan bahwa negara tersebut terus meningkatkan kekuatan pertahanannya, meskipun mendapatkan caci maki dari Amerika Serikat (AS).
Ayatullah Seyyed Ali Khamenei pada Senin (7/9), telah menyetujui permintaan Ketua Pengadilan Ebrahim Raeisi untuk memperpanjang mandat pengadilan khusus korupsi ekonomi Iran.
Khamenei menyebut Uni Emirat Arab akan selamanya dikenang sebagai pengkhianat di dunia Muslim, setelah menandatangani perjanjian damai dengan Israel.
Pujian itu disampaikan Ayatullah Khamenei dalam pidato televisi memperingati kelahiran Imam Mahdi, Imam Keduabelas dalam kepercayaan imamah Islam Syiah.
Khamenei menyerukan kepada pemerintah agar meningkatkan kekuatan militer, sebagai upaya untuk mencegah perang di kawasan Teluk.