Atas nama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, saya berkirim surat, mengingat krisis kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jalur Gaza, di mana ratusan ribu keluarga, terutama anak-anak, menghadapi kelaparan akibat pengepungan dan pemboman massal yang terus-menerus dilakukan oleh Israel, yang telah menyebabkan kehancuran total kehidupan.
Surat Guterres muncul menjelang pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turkiye Tayyip Erdogan.
Guterres mengutuk serangkaian serangan pesawat tak berawak di Moskow dan menyerukan diakhirinya setiap dan semua serangan terhadap fasilitas sipil.
Pemanasan yang terjadi pada Juli akan tercatat dalam sejarah sebagai bulan terpanas di bumi.
Rekor suhu tertinggi memicu kebakaran hutan yang dahsyat di sejumlah negara seperti Yunani, Italia, dan Aljazair.
Sejak Rusia keluar dari kesepakatan dan mulai menyerang pelabuhan pengekspor makanan Ukraina di Laut Hitam dan Sungai Danube, masa depan gandum dan jagung global telah meningkat tajam.
Jika mengacu pernyataan Sekjen PBB Antonio Guterres, Indonesia sudah masuk ke dalam negara gagal sistemik karena pembayaran bunga utang pada tahun 2022 lebih besar dari anggaran kesehatan 2022.
Penghancuran infrastruktur sipil dapat merupakan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional.
PBB Kecam Negara yang Prioritaskan Utang daripada Pendidikan