Inalum merupakan BUMN yang memproduksi aluminium. Sejak beroperasi tahun 1982, hitungan produksinya tidak lebih dari 250 ribu ton per tahun. Sementara demand atau kebutuhan dalam negeri sebesar 1,5 juta ton per tahun. Akibatnya Untuk memenuhi kebutuhan itu kita harus import. Padahal kita kaya dengan bauksit. Hal ini karena Inalum tidak memilik energi listrik yang cukup untuk proses produksinya.
Direktur Utama PT Indal Alumunium Industry sekaligus bos Maspion Group Alim Markus rampung diperiksa KPK pada Rabu (24/5).
Pada kwartal kedua 2020, permintaan nasional turun untuk flat product sebesar 40-50 persen dan baja lapis alumunium seng 20-30 persen.
Sementara Perjanjian AS-Meksiko-Kanada hanya berlaku untuk sedikit lebih dari sebulan, Trump mencatat bahwa penerapan kembali tarif adalah "mutlak diperlukan."
Penalti AS untuk memasukkan tarif sepuluh persen pada impor alumunium, 25 persen pada baja
Ekstasi yang dikemas dalam 120 bungkus plastik alumunium dengan berat masing-masing sekitar 2,2 kilogram itu dikabarkan dikendalikan oleh Aseng