Sombong dan ujub adalah dua sifat yang kerap muncul dalam kehidupan manusia, sering kali tanpa disadari. Dalam Islam, keduanya termasuk penyakit hati yang berbahaya dan tegas dilarang.
Kata petantang-petenteng kerap digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan seseorang yang bersikap sombong, angkuh, atau suka pamer secara berlebihan. Namun, tahukah kamu dari mana asal usul kata ini dan apa maknanya sebenarnya?
Mengenal Perbedaan Percaya Diri, Sombong, dan Petantang-Petenteng dengan Mudah
Sebab umumnya, kesombongan dikenal sebagai sifat yang buruk dan harus dijauhi. Namun, mengapa justru ada narasi yang menyebut kesombongan bisa menjadi bentuk kebaikan?
Kisah Kaum-Kaum Sombong yang Dibinasakan, Terekam dalam Al-Quran
Afgan Syahreza ungkap rasa sukurnya telah menunaikan ibadah haji di tahun 2025.
Dalam sejarah umat manusia, banyak kisah yang menjadi pelajaran penting tentang rendah hati, tidak sombong, dan tunduk kepada perintah Allah SWT
Timothee Chalamet Merasa Dirinya Seorang Bajingan Narsis dan Sombong
Hasyim menyampaikan sifat-sifat seperti mementingkan diri, sombong, menganggap dirinya dan golongannya selalu benar.
Ruth Sahanaya akan menggelar konser bertajuk “40 Tahun SIMFONI DARI HATI”