Kamis pagi, menghadiri rapat bersama Wakil Ketua DPR RI, Bapak Prof. Sufmi Dasco, Mensesneg, Bapak Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan, Bapak Purbaya Yudhi Sadewa dan 2 Wamenkeunya, serta pimpinan OJK dan PPATK.
Untuk pembukaan blokir rekening yang dilakukan PPATK tidak perlu membayar apapun.
Pada Sabtu (5/7), PPATK mengumumkan 10 juta data fiktif penerima bansos.
Proses analisis PPATK sudah selesai karena kita target awal Juli selesai semua setelah kita dapat 122 juta rekening, kita target Juli selesai.
Dalam waktu satu bulan, inisiatif ini berhasil menggerakkan belasan ribu partisipasi dari masyarakat, dengan lebih dari 95 persen laporan dinyatakan valid, menghasilkan total 11.000 laporan valid yang diterima oleh OVO.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menekankan komitmen dalam mematuhi regulasi dan melaksanakan kebijakan regulator, dalam hal penghentian transaksi atas rekening dormant (pasif).
Langkah PPATK untuk mengamankan rekening dormant adalah tindakan yang tepat dan objektif. Data menunjukkan bahwa banyak rekening tidak aktif yang disalahgunakan untuk menampung dana hasil kejahatan seperti narkotika, korupsi, hingga peretasan.
Dana pada rekening dormant di ambil secara melawan hukum baik oleh internal bank maupun pihak lain dan rekening dormant yan tidak diketahui pemiliknya (tidak pernah dilakukan pengkinian data nasabah).
Ini menunjukkan satu hal, PPATK masih berpikir dari kaca mata pemantauan, bukan dari pemahaman. Seolah-olah rakyat kecil tak boleh pasif, harus kelihatan sibuk, harus aktif transaksi.
Wakil Ketua MPR Tekankan Pentingnya Kompetensi