Ekspor dan pendapatan minyak Iran telah terpukul secara signifikan karena beberapa negara, kecuali China, terus membeli minyak mentah Iran.
Selama kunjungan Owji baru-baru ini di Amerika Latin, empat nota kesepahaman, dua perjanjian di bidang industri minyak, dan dua perjanjian pertanian ditandatangani.
Rekaman pernyataan yang bocor itu mencakup pernyataan Zarif soal mendiang Jendral Qassem Soleimani yang berpengaruh dan tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika di Irak tahun lalu, juga kecaman terhadap kebijakan Iran di Suriah dan hubungannya dengan Rusia.
Pertemuan rencananya akan membahas berbagai perkembangan kerja sama bilateral di bidang Kesehatan, ekonomi, riset dan teknologi.
Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya siap untuk berbicara dengan Iran tentang kedua negara yang kembali ke perjanjian itu, yang bertujuan untuk mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir sambil mencabut sebagian besar sanksi internasional.
Zarif mengatakan, rakyat Iran menentang perang ekonomi dan terorisme ekonomi yang dilakukan oleh mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump
Zarif juga merujuk pada pemilihan umum di Iran pada Juni nanti. Jika seorang presiden garis keras terpilih, kondisi ini bisa semakin membahayakan kesepakatan.
Iran terbuka untuk bekerja sama dengan AS di sektor minyak dan keamanan Teluk Persia.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menepis tudungin Prancis yang menyebut Teheran sedang membangun senjata nuklir.
Pesan itu disampaikan dalam postingan di Twitter pada Sabtu (2/1), sehari sebelum Iran memperingati kematian Jenderal Qassem Soleimani, yang dibunuh dalam serangan pesawat tak berawak AS.