Serangan yang terjadi pada Rabu itu di sebuah acara kampanye yang diselenggarakan oleh Partai Nasional Awami (ANP) juga melukai sedikitnya 65 orang, menurut kepala polisi setempat.
Dalam pengadilan yang digelar kemarin (13/9), Thomas Halpin selaku jaksa mengatakan kepada hakim Westminster bahwa Syed sedang merencanakan teror di Inggris. “Dia (Syed) berencana melakukan teror skala besar,” ujarnya.