Sebanyak 47 Tower Rusun ASN-Hankam berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan IKN sub-WP 1A dengan total lahan seluas 45,91 hektar
Termasuk Pembangunan Hunian bagi 16.990 ASN dan personel Hankam.
Ini adalah bentuk kemalasan dan masa bodoh pemerintah atas pengembangan teknologi hankam dan kedirgantaraan nasional. Kasus ini kan membuat kita berang. Betapa pemerintah senangnya hanya jalan pintas impor produk bangsa lain. Sementara alergi dengan riset dan inovasi anak bangsa.
Menurutnya, upaya kerjasama ASEAN-Uni Eropa di bidang Hankam dapat dimaknai sebagai kontribusi positif untuk mempertahankan stabilitas keamanan di kawasan Asia Pasifik.