Korut Tepis Harapan AS, Trump Tetap Berkomitmen pada Denuklirisasi
Korea Utara sebagai kekuatan nuklir adalah final dan tidak dapat diubah.
Dukung perlucutan senjata nuklir, Korea Utara kritik Sekjen PBB.
Peringatan itu terjadi ketika Pyongyang telah meningkatkan uji coba senjata dan menunjukkan kekuatan militer di tengah pembicaraan denuklirisasi yang terhenti dengan Amerika Serikat dan pemerintahan konservatif yang akan datang di Korea Selatan.
Dalam pidatonya sendiri pada Malam Tahun Baru, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tidak menyebutkan seruan Moon untuk sebuah deklarasi yang secara resmi mengakhiri Perang Korea 1950 hingga 1953, atau pembicaraan denuklirisasi yang terhenti dengan Amerika Serikat.
Kim, setelah pembicaraan di Washington dengan rekan-rekan Korea Selatan dan Jepang pada Selasa, mendesak Korea Utara untuk menahan diri dari provokasi lebih lanjut dan terlibat dalam dialog yang berkelanjutan dan substantif.
Rudal itu adalah senjata strategis yang sangat penting dan terbang 1.500 km sebelum mengenai target mereka dan jatuh ke perairan teritorial negara itu selama uji coba pada hari Sabtu dan Minggu.
Rudal tersebut menempuh jalur penerbangan 1.500 km, termasuk pola angka delapan di atas Korea Utara dan perairan teritorialnya untuk mencapai target mereka.
Korea Utara yang tertutup telah lama menuduh AS dan Korea Selatan mempraktikan kebijakan bermusuhan terhadap Pyongyang.
Pernyataan ini disampaikan oleh utusan khusus AS untuk Korea Utara, Sung Kim, pada Senin (23/8), saat berkunjung ke Korea Selatan (Korsel). Sung Kim tiba di Seoul pada Sabtu akhir pekan lalu untuk kunjungan selama empat hari.