Ukraina selama berbulan-bulan melakukan serangan untuk merebut kembali wilayah yang diduduki Rusia, menggunakan tank, mobil lapis baja, dan artileri yang disumbangkan oleh sekutu Baratnya.
Ukraina membutuhkan lebih banyak senjata dan amunisi untuk dapat melakukan serangan balasan yang sukses terhadap pasukan Rusia.
Laporan di media sosial mengatakan rudal Rusia menyebabkan ledakan tersebut
Beijing dilaporkan khawatir bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir terapung dapat menjadi sasaran Amerika Serikat (AS) dalam serangan gaya Nord-Stream.
Rusia dilaporkan telah menggunakan 1.160 drone kamikaze Shahed buatan Iran dalam serangan terhadap Ukraina.
Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menyelidiki serangan siber yang menimpa layanan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Josep Borrell dilaporkan meminta tambahan $3,8 miliar menjelang serangan balasan Kiev yang banyak dipuji.
Iran memberi Rusia drone serangan satu arah, termasuk lebih dari 400 sejak Agustus.
Kelompok Jihad Islam militan mengklaim orang yang tewas itu adalah anggotanya, mengidentifikasi dia sebagai Saleh Sabra yang berusia 22 tahun.
Pejabat satwa liar mengatakan penggembala telah membunuh 10 singa dalam seminggu terakhir setelah serangan terhadap ternak dan hewan peliharaan.