Ketua DPR RI Puan Maharani berduka atas wafatnya Buya Syafii Maarif. Menurutnya, Indonesia kehilangan tokoh besar dengan kepergian cendekiawan muslim itu.
Merasa tanah diserobot konglomerat, Petani kecil asal Surabaya mengadu ke DPR
Puan meminta anak bangsa, khususnya generasi muda, untuk terus mempromosikan kopi Indonesia.
Sebagai tindak lanjut dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang telah disepakati di tingkat nasional, saya mengadakan pertemuan informal antara saya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, dengan Ketua DPW PAN Provinsi Jawa Barat, Teh Desy Ratnasari.
Hal itu disampaikan Puan saat hadir dalam pembukaan Festival Kopi Tanah Air 2022 yang digelar di Parkir Timur GBK Senayan.
Politikus PKS tersebut mengungkapkan, usulan tersebut disampaikan juga berdasarkan pertimbangan akan berakhirnya masa berlaku UU 2/2020 atau UU Covid-19 dan isu prioritas di Komisi VIII yang membidangi urusan agama, sosial, kebencanaan, dan perlindungan anak.
Tak hanya itu, menurut hasil pemeriksaan BPK RI, terdapat penyaluran yang tidak tepat sasaran dalam pelaksanaan kartu prakerja yang dikomandoi Menko Perekonomian sebesar Rp 289 miliar.
Nasehatnya selalu tajam, geniune dan kritis. Arahnya, bagaimana agar kami generasi muda memiliki kepekaan tinggi terhadap dinamika sosial, ekonomi, politik di Indonesia.
Namun Jika sudah disahkan, lalu unjuk rasa, maka hal itu sudah melenceng dari asas proporsionalitas, karena DPR tidak bisa membatalkan UU yang telah disahkan, yang bisa melakukan hanyalah MK.
Ketua DPR RI Puan Maharani berduka atas wafatnya Buya Syafii Maarif.