Kementerian Pertanian (Kementan) bertekad untuk terus menjaga ketahanan pangan. Salah satu kuncinya adalah petani tak boleh berhenti menanam.
Peluang untuk mengembalikan kejayaan kedelai lokal harus sitangani serius.
Pemerintahan Jokowi sejak 2014 hingga 2022 ini, dapat disimpulkan sebagai era kebangkitan mekanisasi pertanian modern dan jumlahnya pun terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
Mengutus petani muda ke Jepang untuk belajara merupakan salah satu strategi Kementan untuk menggenjot pengusaha milenial pertanian yang profesional berdaya saing, dan berjiwa wirausaha.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, ketersediaan pangan merupakan hal mutlak yang harus terus menerus diupayakan oleh seluruh stakeholder, dalam hal ini Kementan.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, ketersediaan pangan merupakan hal mutlak yang harus terus menerus diupayakan oleh seluruh stakeholder, dalam hal ini Kementan.
Saat ini adalah momentum yang tepat untuk menggerakkan seluruh potensi yang ada, untuk pembangunan peternakan nasional menjadi lebih efektif dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Mantan gubernur dua periode Sulawesi Selatan itu mengatakan, belajar di negara Jepang memiliki keistimewaan. Hal ini karena masyarakat Jepang sangat gigih, kuat, kokoh, dan penuh semangat.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, ketersediaan pangan merupakan hal mutlak yang harus terus menerus diupayakan oleh seluruh stakeholder, dalam hal ini Kementan.
Salah satu upaya nyata yang segera dilakukan adalah TKDN Alsintan buatan dalam negeri tidak boleh terus berada di posisi 42 persen, tapi harus di atas 50 per