Salehi mengatakan Iran memiliki beberapa pilihan, termasuk melanjutkan pengembangan uranium 20 persen, jika negara-negara Eropa gagal mengembalikan kesepakan itu.
Iran tidak berupaya mengembangkan bom nuklir, tetapi tanggapan Tehran terhadap penarikan AS akan memulai kembali produksi uranium yang diperkaya bahan pembuat bom.
Seperti diketahui Indonesia memiliki cadangan Uranium yang cukup besar, sebagai bahan baku nuklir.