Keputusan Teheran mengurangi beberapa komitmennya di bawah Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) karena pihak lainnya tidak mematuhi komitmennya.
Bonne mencatat bahwa negaranya sangat menyadari kesabaran Iran dalam menghadapi berbagai tekanan dan sanksi selama 40 tahun terakhir.
Donald Trump akan meningkatkan sanksi untuk Iran, menyusul peningkatan pengayaan uranium yang dilakukan Teheran.
Menurut Mousavi, upaya diplomatik Prancis adalah komitmen untuk menyelamatkan kesepakatan.
Sehari setelah pejabat AS mengancam akan menjatuhkan sanksi dan mengisolasi Iran, beberapa anggota pakta itu, seperti China dan Rusia menyerang Washington.
Juru Bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi mengatakan Teheran sudah melewati batas pengayaan uranium 3,67 persen yang ditetapkan kesepakatan nuklir 2015, menjadi 4,5 persen.
Teheran telah melewati batas pengayaan uranium 3,67 persen yang ditetapkan kesepakatan nuklir 2015 dan mencapai sekitar 4,5 persen.
Netanyahu sekali lagi meminta Eropa untuk menjatuhkan sanksi hukuman terhadap Teheran, yang sebelumnya sudah dikenakan sanksi oleh Amerika Serikat (AS).
Keputusan itu diambil setelah anggota pakta nuklir 2015 dari kalangan Eropa menghabisakan waktu selama 60 hari tanpa mampu mengimbangi dampak buruk dari penarikan sepihak Amerika Serikat (AS) dari perjanjian itu.
Tenggat 60 hari yang diberikan Iran kepada Eropa untuk memenuhi kewajibannya pada kesepakatan nuklir 2015 berakhir pada 8 Juli 2019