Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri pertemuan kelompok parlemen negara-negara yang mendukung kemerdekaan Palestina atau The Group of Parliaments in support of Palestine di Istanbul, Turki.
Ketika Pemerintah sebagai salah satu yang diberi kewenangan membuat hukum sudah menyampaikan kepada parlemen, maka tinggal menunggu keputusan politik dari partai-partai politik yang ada di parlemen. Jadi kita tinggal tunggu saja.
Ini waktu yang tepat, momen itu ada kira-kira. Jadi kalau mungkin waktu itu ada salah khilaf, ego masih ada mau jabat tangan malu nah di momen ini kita sama-sama saling memaafkan, saling menurunkan ego demi sinergi dan persatuan yang ada di KWP karena memang kita sudah seperti keluarga.
Saya ingin dekat dengan wartawan karena kenapa, karena menurut saya kerja-kerja seorang anggota DPR RI itu tidak akan ada gunanya kalau tidak diberitakan oleh wartawan.
Semoga segala amal ibadah kita selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT, dan kita semua kembali ke fitrah, menjadi pribadi yang lebih bersih, lebih sabar, dan lebih kuat dalam menjalankan amanah.
Eddy Soeparno: Pidato Presiden Prabowo di Parlemen Turki Bentuk Seruan Moral Kemanusiaan
Kalau dalam situasi normal di mana tidak ada efisiensi besar-besaran dari pemerintah silakan saja pembangunan gedung parlemen dan gedung lainnya di IKN digenjot. Tetapi kalau ada keterbatasan anggaran baiknya dibuat skala prioritas.
Makanya di sini ada teman-teman meliput di hiburan, olahraga politi, hukum dan alhamdulilah kita bisa bersilaturahmi di sini membangun kekeluargaan karena kita pada prinsipnya satu keluarga hanya berbeda media berbeda tempat untuk liputan tapi kita satu kesatuan yaitu wartawan jurnalis.
Ketua DPR Puan Maharani berbicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-15 forum parlemen negara-negara di Asia atau Asian Parliamentary Assembly (APA) yang digelar di Baku, Azerbaijan.