Pembelot dan peneliti Korea Utara di ibukota Korea Selatan, Seoul, Ahn Chan-il, mentakan, Pyongyang berencana fokus pada pengembangan senjata baru.
Korea Utara (Korut) mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memangkas jumlah staf internasionalnya di Pyongyang
Pyongyang juga memperingatkan Washington bahwa melanjutkan sanksi akan menjadi salah perhitungan
Pyongyang mengecam latihan tahunan yang berlangsung selama 10 hari dan melakukan tes rudal sendiri.
Pyongyang menggelar enam kali uji coba rudal dalam tempo waktu satu bulan terakhir, sebagai respon atas latihan militer Korea Selatan (Korsel) dan AS.
Kim Jong Un kembali memantau langsung uji coba rudal keenam, yang diluncurkan Pyongyang pada Jumat (16/8) kemarin.
Trump mengatakan, Kim Jong un sudah mengiriminya surat yang meminta pertemuan untuk memulai negosiasi antara Washington dan Pyongyang.
Pyongyang mengatakan latihan militer gabungan yang dilakukan Korea Selatan dan AS adalah pelanggaran mencolok untuk dimulainya proses denuklirisasi.
Kekhawatiran tumbuh di Korea Selatan bahwa senjata Pyongyang dapat menargetkan Seoul dan daerah lain dalam jangkauan Korea Utara.
Kementerian Antar Korea yang bertanggung jawab atas hubungan dua negara, sudah memberi tahu Pyongyang, bahwa ABK mereka yang ditahan akan kembali