Pendekatan yang dilakukan harus berbasiskan data mikro desa karena berbicara by name by adress atau total jumlah.
Gus Menteri telah membuat empat strategi yakni memupus kemiskinan ekstrim menjadi nol persen yang dilakukan dengan pendekatan mikro berbasis desa.
Memupus kemiskinan ekstrem menjadi 0% dilakukan pada level desa berbasis data mikro.
Melalui Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) ini juga sangat membantu banyak orang, termasuk bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Sudah saatnya para pelaku usaha ultra mikro dibantu. Holding UMI ini harus bisa menyasar lapisan bawah yang selama ini tidak terfasilitasi oleh perbankan.
Jadi pemulihan sektor ekonomi bukan hanya menyasar perbaikan indikator dalam skala makro. Namun, tambahnya, ekonomi skala mikro juga harus menjadi target dalam perencanaan.
Salah satu strategi pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 adalah pemulihan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kalau pemulihan ekonomi kita didorong oleh usaha mikro, membuat yang mikro menjadi formal, menaruh dia di dalam konteks perbankan, memberikan dia pemberdayaan, maka naik kelasnya akan bisa lebih cepat.
Dalam situasi seperti ini, dibutuhkan campur tangan pemerintah untuk menjaga agar jangan sampai pengusaha gulung tikar, terutama bagi pengusaha kecil yang memang sangat rentan dengan gejolak harga.
Sebanyak 64,53 persen dari total debitur tersebut merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).