Sebuah artikel di situs web Nature Selasa melaporkan bahwa WHO telah diam-diam mengesampingkan tahap kedua dari penyelidikan ilmiah yang sangat dinanti tentang asal-usul pandemi COVID-19.
Langkah tersebut mengikuti keputusan Korea Selatan pekan lalu untuk mengakhiri pembatasan perjalanan terkait COVID pada warga negara China.
Xi menyerukan resolusi yang tepat untuk masalah nuklir Iran saat dia menyatakan "solidaritas" Beijing dengan Iran di tengah ketidakpastian global.
Bukan tanpa alasan, menurut dia ketidakyakinan itu lantaran proyek ini dirasa sudah bermasalah sejak awal. Mulai dari penggantian pelaksana proyek yang awalnya diinisiasi akan dikerjakan Jepang kemudian dalam tender dimenangkan oleh China.
Hubungan China dan AS kian panas setelah jet tempur militer AS menembak jatuh balon mata-mata yang dicurigai di lepas pantai South Carolina pada Sabtu (4/2).
Balon China, yang dibantah Beijing sebagai kapal mata-mata pemerintah, terbang selama seminggu di atas AS dan Kanada sebelum Presiden Joe Biden memerintahkannya untuk ditembak jatuh.
Laporan itu menuduh China melakukan penahanan sewenang-wenang dan diskriminatif di provinsi Xinjiang yang berpenduduk mayoritas Muslim.
Raisi mimpin delegasi besar ke China atas undangan Presiden Xi Jinping.
Itu adalah benda terbang keempat yang ditembak jatuh di atas Amerika Utara oleh rudal AS dalam waktu lebih dari seminggu.
Kasus rabies pada hewan selama tahun 2022 meningkat akibat terhambatnya pelaksanaan vaksinasi karena pandemi COVID-19 dari tahun 2020.