Partai Golkar memutuskan untuk mengembalikan posisi Setya Novanto (Setnov) sebagai Ketua DPR. Lalu apa alasan Golkar mengembalikan posisi Setnov sebagai Ketua DPR?
Pergantian Ade Komaruddin (Akom) sebagai Ketua DPR kepada Setya Novanto (Setnov) merupakan hak prerogatif Partai Golkar.
Dia Ketua Umum Partai Golkar kemudian akan merangkap sebagai Ketua DPR. Ini sangat rawan sekali terhadap penyalahgunaan kewenangan
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) dinilai picik terkait pencopotan Ade Komaruddin sebagai Ketua DPR.
Golkar tidak bisa seenak dan semaunya sendiri gonta-ganti Ketua DPR. Sebab pemilihan ketua DPR memiliki aturan yang harus diikuti. Golkar jangan semau sendiri jadikan Setya Novanti jadi Ketua DPR.
Pertemuan Setya Novanto dengan Presiden sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian sejam kemudian giliran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
DPP Golkar melayangkan surat teguran kepada Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie alias Ical.
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) memecat sejumlah kadernya. Salah satunya Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad.
Calon Presiden dari Partai Republik, Donald Trump berhasil menang dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) dengan mengumpulkan 276 suara.
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto diyakini akan menampung dan mempertimbangkan usulan sejumlah kader untuk mengevaluasi dukungan kepada Ahok.