Menyusul tragedi Kanjaruhan di Malang, Jawa Timur yang menewaskan ratusan orang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung untuk memantau kondisi di lapangan.
Acara bertajuk ‘Berkebaya Bersama Ibu Negara’ itu digelar di depan rumah dinas wali kota Solo.
Harus ada perbaikan sistem penyelenggaraan pertandingan. Juga sistem yang mengantisipasi tabrakan antar suporter. Serta memastikan bagian pengamanan yang mentaati SOP sejak sebelum pertandingan hingga sesudahnya.
Politikus Demokrat ini juga meminta dilakukan evaluasi atas tindakan represif aparat keamanan ke suporter atau pendukung dari Arema FC dan Persebaya.
Warga kampung Kratonan menyambut hangat kehadiran Puan. Sesekali, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu berhenti di depan rumah warga untuk menyapa maupun berdialog.
Potret buruk rupa juga semakin mencoreng wajah aparat keamanan atau kepolisian. Tiada antisipasi dan penanganan keamanan yang siap siaga. Malah, melakukan tindakan penanganan yang justru menimbulkan kekacauan dan kepanikan.
Politikus Gerindra ini menilai, situasi yang dihadapi pihak Polisi sangat rumit karena sudah mengingatkan adanya potensi gangguan keamanan dalam pertandingan tersebut.
Ketua DPR RI Puan Maharani turut berbelasungkawa atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menelan 127 korban jiwa.
Ini momen istimewa karena Indonesia belum pernah menjadi tuan rumah P20 sehingga kita harus memastikan semua delegasi dan tamu yang akan datang merasa nyaman saat mengikuti acara ini.