Program itu berdampak positif karena membantu UMKM bertahan di tengah pandemi. Pelaku UMKM merupakan kelompok rentan sehingga masih memerlukan bantuan. Mereka masih berpotensi mengalami kesulitan dalam mengelola usahanya. Bahkan banyak yang kehabisan modal untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka menjelaskan, daya dukung lingkungan yang tidak mencukupi akan mengganggu gerak ekonomi dan mengganggu pertumbuhan. Selain itu dampak kesehatan juga akan menjadi persoalan berikutnya.
socio entrepreneur erat kaitannya dengan pilar ekonomi digital dan masyarakat digital.
Akibat serbuan tersebut, produk lokal tergeser dan bahkan berpotensi mati sehingga dibutuhkan langkah nyata untuk mendukung produk-produk dalam negeri.
UMKM sebagai salah satu yang terdampak pandemi Covid-19. Akibat pandemi Covid-19, para pelaku UMKM mengalami kesulitan hingga tidak sedikit yang gulung tikar.
Baznas menginisiasi program Kita Jaga Usaha sebagai respon darurat ekonomi Covid-19 yang terdiri dari UMKM Bangkit dan Dapur Kuliner Nusantara
e-commerce, marketplace, fintech dan ride sharing telah menjadi penggerak dan showcase bagi ekonomi digital di Indonesia
Komisi VI DPR RI menyepakati pembahasan lanjutan tingkat pertama Asean Agreement on Electronic Commerce (Persetujuan Asean tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik) atau yang sering disebut PMSE.
PBA sudah melakukan identifikasi produk-produk unggulan