Kementerian Pertanian (Kementan) melepas lagi 11.500 ton jagung pakan ke Filipina dari Pelabuhan Badas, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (20/3).
Selain kandungan pakan, ternyata salah satu menghambat produktivitas ternak yang rendah disebabkan ketersediaanya saat kemarau terbatas.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman, memberikan apreasiasi atas kerja sama Japfa dan Vasham karena dinilai sudah membangun sistem yang terintegrasi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan jagung bagi Industri pakan ternak.
Poin penting terkait perubahan yang ada di revisi Permentan tersebut antara lain tentang penambahan dan perbaikan lampiran Permentan untuk jenis BPAT (Bahan Pakan Asal Tumbuhan) yang diatur pemasukannya ke dalam wilayah NKRI.