Data kerusakan paling banyak adalah di Kabupaten Pandeglang dengan total rumah rusak berat ada sebanyak 26 unit, rusak sedang 33 unit, rusak ringan 131 unit.
Ini gempa cukup kuat karena jenis gempa dangkal. Saya sudah dapat laporan, gempa telah berdampak kerusakan pada rumah warga di daerah terdekat pusat gempa seperti di daerah Munju dan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Saya minta BNPB dan BNPD segera berkoordinasi meninjau, mencatat dampak kerusakan dari gempa ini.
Sebab KPK telah menangani banyak perkara terkait pengadaan barang dan jasa yang dilakukan saat penanganan bencana.
Pengusutan itu merupakan pengembangan kasus dari pengadaan barang dan jasa tersebut berasal dari dana hibah BNPB yang menjerat Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur.
Total warga mengungsi berdasarkan data BPBD setempat per hari ini, Sabtu pukul 14.30 WIB, berjumlah 16.593 jiwa yang tersebar di 104 titik pengungsian.
Turut berduka cita dan prihatin atas bencana gempa di Larantuka. Peringatan Tsunami-pun sudah dicabut. Semoga tidak ada korban jiwa dari bencana ini. Kepada BNPB, ini kerja keras akhir tahun dan tetap berikan yang terbaik untuk masyarakat. Tetap pantau seluruh wilayah terdampak.
Kebutuhan mitigasi bencana, menurut Hidayat semakin mendesak di tengah peningkatan jumlah korban terdampak bencana pada tahun 2021.
Yang menjadi masalah juga kadang-kadang, jangan sampai ada tuduhan masyarakat bahwa ini bisnisnya BNPB bekerja sama dengan pemilik hotel, jangan sampai begitu pak, ini yang harus ditepis.
Masalah karantina, ini menjadi perbincangan di media sosial, karena dari 7 (hari) ke 5, 5 ke 3, sekarang jadi 10. Jadi ini kata masyarakat apa bedanya.
BNPB menyebut jika 9 orang masih dinyatakan hilang, sedangkan 18 lainnya mengalami luka berat 18 lainnya dan luka ringan 11 jiwa.