Lembaga tersebut selanjutnya mendesak Ankara segera mengakhiri pelanggaran.
Komentar Mattis muncul setelah Trump mengeluarkan cuitan akan memberikan sanksi ke Ankara karena menahan seorang pastor Amerika.
Sumber-sumber Israel mengklaim sudah menyadari pengaruh perluasan Turki. Mereka bahkan telah memantau upaya Ankara selama lebih dari setahun.
Sebelum menuju Ankara, Erdogan, yang memerintah Turki selama lebih dari 15 tahun sebagai perdana menteri dan presiden, menyampaian pidato kepada para pendukungnya yang bersorak-sorai, bendera-bendera dari atas sebuah bus di kota terbesar di negara itu, Istanbul.
Sekitar 60 Imam dan keluarga mereka diusir. Wina mengatakan mereka dibiayai oleh Ankara, melanggar larangan keuangan asing organisasi keagamaan.
Presiden Turki mengkritik pernyataan Menlu Rusia yang meminta Ankara untuk menyerahkan Afrin kepada rezim Assad
Perntayatan Erdogan menanggapi komentar Netanyahu yang menolak pelajaran moral dari Ankara atas pembunuhan tentara Israel terhadap demonstran Palestina di Gaza.
Kedutaan Besar Iran di Ankara menghimbau warganya agar menghindari perjalanan yang tidak perlu ke negara tersebut atau menjauh dari keramaian, jika meresa tidak aman.
Aparat keamanan Turki menangkap setidaknya 75 orang yang diduga memiliki hubungan dengan kelompok teror Islamic State Iraq and Syria (ISIS) di ibukota Ankara dan Istanbul
Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Turki mengumumkan akan kembali memulai pelayanan visa di Ankara