KPK mempersilakan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan membongkar pihak lain yang turut terlibat kasus suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016.
Pemeriksaan terhadap sejumlah petinggi Lippo Group oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka mendalami sumber dana suap perizinan Meikarta.
Setelah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Partai Amanat Nasional (PAN) memecat Taufik Kurniawan sebagai Anggota DPR.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan berjanji akan membongkar dugaan keterlibatan Anggota DPR lain dalam kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016.
KPK langsung menahan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai tersangka kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016 oleh KPK.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menutup kemungkinan bakal menjerat Lippo Group sebagai korporasi terkait kasus suap perizinan proyek Meikarta.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mendatangi Gedung KPK guna menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus suap pengurusan DAK Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016.
KPK mengingatkan agar pemerintahan kabupaten Bekasi untuk mengkaji ulang perizinan proyek Meikarta. Hal itu menyusul adanya tindak kejahatan korupsi dalam proses perizinan bisnis milik Lippo Group itu.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga bupati nonaktif Lampung Selatan Zainnudin Hasan memakai uang hasil korupsi untuk kegiatan Partai Amanat Nasional (PAN).