Dalam acara sosialisasi yang dihadiri ratusan masyarakat Kota Bangun, Mahyudin menyebut bahwa Pancasila adalah alat pemersatu bangsa.
Pertemuan Sesjen MPR dengan komunitas Tikus Pithi Hanata Baris berlangsung setelah sebelumnya, Ketua MPR menerima dan menyampaikan orasi dihadapan masa aksi yang menuntut capres cawapres independen
Dirinya mengharap agar para mahasiswa memaksimalkan dirinya saat kuliah. IAIN harus mampu mencetak generasi muda Islam menjadi cendekiawan Muslim yang bisa ikut mensosialisasikan ideologi kebangsaan
Saat ini, kata Zulkifli, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hanya membolehkan calon presiden yang berasal dari partai politik atau gabungan partai politik. Berbeda dengan Bupati dan gubernur, yang boleh dari calon independen.
Di hadapan para pemuka agama yang datang dari MUI, PGI, KWI, PHDI, Walubi, dan Matakin; saat Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tungga Ika, di Samarinda, Kalimantan Timur, 18 Maret 2019, Wakil Ketua MPR Mahyudin mengatakan Empat Pilar MPR merupakan alat pemersatu bangsa. Untuk itu kegiatan yang digelar di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Timur itu dikatakan sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa persatuan
biaya politik yang tinggi tidak bisa dijadikan alasan pembenar untuk melakukan tindakan melanggar hukum.
Dalam konteks Indonesia, diungkapkan HNW, ada juga terjadi fenomena minimnya pengetahuan sejarah tentang siapa saja elemen-elemen bangsa yang membentuk negara RI, yang menyelamatkan Pancasila dan NKRI.
Mahyudin mengajak pada semua untuk menjadikan Pancasila sebagai perilaku dalam keseharian
Hidayat tak lupa mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban. Khususnya kepada satu korban asal Indonesia yang meninggal, dan satu lagi yang masih dirawat di rumah sakit. Doa dipanjatkan dengan membacakan Ummul kitab, yang dilafalkan oleh seluruh peserta.
Polemik DPT dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2019 yang masih terjadi bisa diatasi dengan transparansi. Sebab, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menyediakan data untuk divalidasi.