Kabareskrim Polri memberikan perintah untuk menangkap Dito Mahendra terkait kepemilikan senjata ilegal
Negara itu menguji jenis senjata serangan bawah air tak berawak berkemampuan nuklir lain yang disebut Haeil-2.
Pesawat pembom jarak jauh itu ikut serta dalam latihan udara bersama dengan jet tempur AS dan Korea Selatan di Semenanjung Korea.
Polri menegaskan senjata ilegal Dito Mahendra tidak terkait dengan kasus tindak pidana pencucian uang
Polri melakukan pemeriksaan kepada 8 orang dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal Dito Mahendra
Senjata akan dipindahkan ke perbatasan barat negara itu sebagai bagian dari langkah untuk menjamin keamanan.
Kasus kepemilikan 9 senjata api ilegal milik Dito Mahendra naik ke penyidikan
Kim mengatakan petisi semacam ini bisa menjadi plot politik oleh kantor Presiden Volodymyr Zelenskyy.
Dito Mahendra mangkir dari panggilan penyidik Bareskrim Polri terkait 9 senjata api tak berijin
Ashot Mkrtychev, 56, dari Bratislava, sedang mengerjakan penjualan terkait senjata dan kesepakatan barter antara kedua negara antara akhir 2022 dan awal tahun ini.