Wajah dan arah demokrasi Indonesia akan sangat terlihat jelas pasca pilpres 2019 nanti
Sejumlah elite politik yang memakai isu agama dan radikal dalam pesta demokrasi dinilai orang bodoh dan tidak kreatif dalam menghadapi situasi politik.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dinilai telah keliru dalam memimpin partai. Dimana, sikap kepemimpinan Sohibul yang dianggap otoriter telah keliru dalam demokrasi dan secara agama.
Ada lima front utama demokrasi yang "diserang", di antaranya aturan hukum, legitimasi pemilihan umum, perang kebenaran dan alasan, praktik korupsi, dan kesatuan nasional.
Pilpres adalah pesta demokrasi yang biasa. Rakyat benar-benar berdaulat dan menggunakan kedaulatannya dengan memilih secara langsung. Karena itu, jika terjadi gesekan di bawah adalah karena ada yang memprovokasi.
Dalam negara demokrasi, kata Zulkifli Hasan rakyat memiliki hak untuk menentukan pemimpinnya.
Kemesraan yang ditunjukkan Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto yang diinisiasi atlet Pencak Silat Hanifan Yudani Kusumah, dalam pertandingan Asian Games 2018 menunjukkan sistem demokrasi yang baik.
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) adalah lembaga negara, lembaga demokrasi dan lembaga perwakilan yang menjalankan mandat rakyat berdasarkan konstitusi.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta kaum muda turut terlibat aktif memperkuat kemajuan demokrasi Indonesia. Jangan sampai demokrasi di Indonesia berjalan ditempat, karena tidak adanya partisipasi publik dari kaum muda dalam setiap proses politik.
Dalam kunjungannya HNW mengucapkan selamat kepada rakyat Malaysia yang sudah menunjukkan kepada dunia bahwa negara mayoritas Muslim juga bisa menjalankan demokrasi yang berkwalitas, yang menghantarkan terjadinya peralihan kekuasaan secara konstitusional secara aman dan damai