Presiden meminta semuanya harus menghormati proses hukum yang sekarang ini sedang dijalankan oleh Polri.
Situasi sosial di masyarakat saat ini tidak mendukung opsi kudeta yang diusahakan.
Penyebabnya, kata dia, Jokowi terlihat mesra dengan kekuatan faksi negara-negara utara yang meliputi China, Taiwan dan Korea.
Tujuannya, menciptakan pemicu rusaknya komunikasi antara presiden Jokowi dengan TNI.
Pansus DPR akan segera membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang telah diserahkan pemerintah.
Akhir-akhir ini Jokowi memperlihatkan gerakan konsolidasi politik dalam negeri dengan sejumlah kantong-kantong kekuatan sipil dan militer.
Pembangunan yang gencar dilakukan pemerintahan Presiden Jokowi tidak akan memberi manfaat, jika rasa aman masyarakat terus terusik.
Kunjungan Presiden Jokowi ke Markas TNI dan Polri sebagai aparat keamanan dan pertahanan dinilai tidak ada yang istimewa.
Kunjungan Presiden Jokowi ke Markas TNI dan Polri sebagai upaya untuk "menjinakkan" aparat keamanan dan pertahanan negara.
Pasca demo akbar sejumlah Ormas Islam pada 4 November yang lalu, Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Polri dan TN.