Fraksi Partai Demokrat mengecam keras insiden penembakan liar terhadap sejumlah ruang kerja Anggota DPR. Hal itu menyusul adanya peluru yang menyasar empat ruangan anggota DPR.
Aparat kepolisian belum dapat memastikan apakah peluru nyasar yang baru ditemukan di lantai 10 dan 20 Gedung DPR itu serangkaian dengan insiden sebelumnya, Senin (15/10).
Aparat kepolisian menetapkan dua orang tersangka terkait penembakan peluru nyasar ruang kerja Anggota DPR. Pelaku berinisial I dan R disangka melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.
Aparat kepolisian diminta secara serius untuk mengusut hingga tuntas terkait penembakan terhadap ruangan anggota DPR yang diduga peluru nyasar.
Penembakan ruang kerja anggota DPR dari Fraksi Gerindra Brigjen (Purn) Wenny Warouw dan Fraksi Golkar Bambang Heri Purnama adalah murni peluru nyasar dari Lapangan Tembak.
Ruangan kerja Anggota Fraksi Gerindra Brigjen (Purn) Wenny Warouw ditembak. Tembakan peluru disebut hampir mengenai kepala yang jaraknya hanya 10 Cm.
Center for Orangutan Protection mencatat terdapat sekitar 812 butir peluru dalam tubuh 49 ekor orangutan yang terbunuh di Sumatra dan Kalimantan sejak 2006
Sebuah peluru panas meluncur deras dari moncong bedil Israel. Tubuh mungilnya tertembus di bagian dada hingga punggung.
Memerintahkan seluruh anggota di Polresta Denpasar membawa senjata laras panjang dan laras pendek dengan berisi peluru dan memakai baju anti peluru saat berjaga.
Kelompok hak asasi Palestina menyebut senjata terlarang yang dilaporkan termasuk peluru peledak