Penyebaran Omicron yang cepat di seluruh dunia juga memaksa para peneliti untuk menemukan opsi yang bekerja melawan varian tersebut. Inggris saat ini memiliki penghitungan kasus COVID-19 tertinggi ketujuh secara global.
Varian Omicron tampaknya lebih menginfeksi saluran pernapasan atas, dibandingkan dengan varian Delta dan varian lain.
Perpanjangan itu diperlukan untuk memperlambat penyebaran Omicron di tengah kekhawatiran liburan Tahun Baru Imlek, yang berakhir pada hari Rabu, mungkin telah memicu infeksi.
Mereka mengatakan, tes cepat tidak cukup sensitif mendeteksi infeksi omicron secara andal.
Kesiapan masyarakat dalam menghadapi tren positif Covid-19 yang meningkat harus dikedepankan, agar langkah segera dalam mencegah penyebaran virus korona bisa dilakukan dengan baik.
Walaupun sebagian besar omicron gejalanya lebih ringan bahkan tanpa gejalan tetapi sangat serius jika menginfeksi kelompok tertentu seperti lansia, komorbid, dan anak-anak.
Keputusan ini diambil usai dilakukannya Rapat Pimpinan (Rapim) DPR dan Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI. Puan mengatakan, sistem kerja kedinasan akan berlaku fleksibel dengan kapasitas kehadiran maksimal 50 persen setiap harinya.
Semestinya rencana pemindahan IKN ini masuk dahulu dalam RPJPN. Rencana pemindahan IKN baru ini jangan dilakukan secara grasa-grusu apalagi di tengah pandemi Covid-19, dimana varian Omicron tengah mendaki puncak. Pemindahan IKN juga mesti dilaksanakan secara cermat, bertahap dan secara berjangka panjang.
Mudah-mudahan kita bisa melokalisir dan membatasi dan merespons dengan lebih cepat dan Omicron ini tidak menyebar kemana-mana melalui testing dan tracing yang baik.
Pemerintah semestinya memperhatikan betul pandangan dari para ahli geologi tersebut. Soal pemindahan IKN baru ini jangan dilakukan secara grasa-grusu apalagi di tengah pandemi Covid-19, dimana varian Omicron tengah mendaki puncak.