Data yang di paparkan Bapanas pun menunjukan bahwa kalau kita lihat secara year on year Indonesia itu selalu surplus beras.
Ada Perbedaan Data Stok Beras antara Kemendag dan Kementan
Uang itu diduga diterima Miryam dari mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kementerian Dalam Negeri, Dudy Jocom
Wijaya akan diperiksa untuk tersangka mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kementerian Dalam Negeri Dudy Jocom.
Seharusnya tidak perlu impor, apalagi produksi nasional sudah mencukupi. Mungkin karena perbedaan data Kemendag tidak akurat maka akhirnya impor dan dapat mengakibatkan kekecewaan serta melemahkan semangat petani.
WHO Desak China Bagikan Data Spesifik Situasi COVID-19.
Gus Muhaimin minta pastikan data penerima bansos yang akurat agar tepat sasara.
Ekonomi Indonesia relatif resilien pada tahun depan dengan prediksi pertumbuhan ekonomi nasional 4,5-5,0 persen.
Oleh karena itu, siapa sebenarnya mempunyai otoritas dan berhak untuk menetapkan data maka BPS-lah berhak untuk menetapkan data karena merupakan lembaga negara punya tanggungjawab.
Soal surplus beras, pengamat pertanian: Aneh, kok tak percaya data BPS