Semua harus rela berkorban dan mengorbankan berbagai hal yang selama ini biasa dinikmati. Misalnya, mengikuti syiar Ramadhan dan kegiatan ibadah lain yang biasa dilakukan selama Ramadhan.
Peringatan itu datang sehari setelah kerajaan memperpanjang durasi jam malam harian di beberapa kota, termasuk ibu kota Riyadh
Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) memperpanjang pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Khusus tahap pertama.
Penyemprotan rumah ibadah ini dikarenakan belum semua masjid maupun mushola memberlakukan penutupan total untuk warga yang akan beribadah
Awalnya, ada dua mekanisme pelunasan, yaitu pelunasan secara teller di bank dan non teller melalui e-banking atau ATM.
Imbauan ini dimaksudkan untuk menghindari kontak langsung antar jemaat, di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19) di Tanah Air.
Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali mengatakan, layanan akomodasi di Mekah sudah hampir final.
Sampai hari ini, tercatat sudah 83.337 jemaah yang melakukan pelunasan. Untuk tahap awal, pelunasan ini akan berlangsung hingga 30 April 2020.
Bahkan mulai hari ini, Kamis (19/3), pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) juga sudah dibuka hingga 17 April mendatang.
Keputusan tersebut memutuskan sementara untuk menunda salat di masjid dan beribadah di gereja dan fasilitas mereka akan ditinjau empat minggu dari sekarang.