Dijelaskannya, ada tiga faktor kunci dalam pembangunan pertanian. Pertama adalah peneliti sebagai produsen inovasi teknologi. Kedua, ada petani sebagai user teknologi, orang yang memanfaatkan teknologi untuk menggenjot produktivitas.
Peran penyuluh sangat luar biasa dalam mendampingi petani agar mau dan mampu mengimplementasikan inovasi teknologi para peneliti untuk menggenjot produkvitas dan produksi pertanian.
Mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), maupun mahasiswa yang kuliah dengan biaya sendiri bisa menjadi amanusi dalam pembangunan kelapa sawit ke depan.
PLTS untuk irigasi menjadi salah satu apikasi langsung teknologi solar rooftop yang sangat membantu para petani.
Kebutuhan jagung nasional saat ini masih kurang, sehingga kita harapkan dengan semakin banyak petani taman jagung, produksi nasional bisa mencukupi.
Berada di Gowa tapi mampu mengaliri petani di Jeneponto
Karena itu, Dedi meminta kepada peserta yang terpilih tersebut, agar selama di Jepang harus betul-betul memahami seluk-beluk bagaimana bisnis pertanian agribisnis dari hulu hingga hilir.
Melalui peran aktif para pemuda diharapkan peluang dan potensi pertanian Indonesia dapat digarap secara maksimal guna meningkatkan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.
Dari 33 juta petani, 70 persen sudah berusia 55 tahun ke atas.
Para penyuluh mendampingi petani terutama dalam mengimplementasikan inovasi dan teknologi, bagaimana mengakses Kredit Usahan Rakyat (KUR), dan mengelola keuangan dengan benar untuk usahatanianya.