Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Dapil DKI Jakarta III Ahmad Sahroni turut memfasilitasi kurban atas puluhan sapi dengan total 22,5 Ton.
Politikus Golkar ini menegaskan, kejadian terlantarnya jemaah akibat kemacetan bus di Arafah ke Muzdalifah jangan sampai terulang lagi saat pergerakan di Mina.
Idul Adha adalah momen penuh makna di mana umat muslim di seluruh dunia mengenang pengorbanan Nabi Ibrahim atas kesetiaannya kepada Allah SWT.
Saya sampaikan kepada pak Dirjen tadi supaya tidak akan pernah membatalkan sertifikat punya masyarakat kecuali atas keputusan PTUN Dan Pertanahan menjadi bagian dalam perkara itu. Karena kalau itu dilakukan, dibatalkan oleh ATR BPN, maka ATR BPN menjadi salah satu yang masuk ke dalam mafia Pertanahan.
Saya belum tahu, saya belum tahu itu prosesnya. Yang jelas kalau di DPR kan ada mekanisme yang harus didahului. Bukan ujug-ujug kita langsung, ada badan keahlian yang melihat itu.
Yang pertama, memang cuaca yang sangat ekstrem, sangat panas. Kemudian yang kedua, keterlambatan evakuasi Jemaah Haji Indonesia dari Muzdalifa ke Mina.
Pengorbanan ini kita ejawantahkan di dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Bahu-membahu, saling tolong-menolong mengatasi masalah yang ada di masyarakat dan bangsa.
Informasi yang masuk ke saya banyak yang pingsan. Ini berita dukacita dari Indonesia. Saya berharap betul ini ditangani.
Pandemi telah mengajarkan kita untuk mengorbankan kepentingan pribadi demi melindungi kesehatan dan keselamatan orang lain.
Itu pasti melibatkan banyak orang, tetapi tentunya orang itu bukan institusi, orang itu adalah oknum-oknum tetapi dari institusi, oknum dari institusi tertentu yang berwenang untuk menindak atau menyelesaikan, karena mereka ada di dalam, otomatis mereka ada konflik kepentingan, maka terjadilah mafia.