Presiden Jokowi mengistimewakan dua menterinya dari Partai Golkar. Sebab, dua menteri yang berasal dari Partai Golkar rangkap jabatan di partai politik.
Partai Hanura terancam gagal sebagai partai peserta Pemilu 2019. Sebab, Partai Hanura pecah menjadi dua kubu menjelang verifikasi partai peserta Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Masyarakat diminta agar tidak mudah berpikir negatif terkait sejumlah mobil mewah dan harta kekayaan Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Sebab, Bamsoet memang sudah kaya sebelum menjadi anggota DPR.
Partai Golkar diminta agar tidak sesuka hati keluar dari Pansus Angket DPR tentang KPK. Sebab, Pansus Angket KPK terbentuk atas permintaan Fraksi Partai Golkar.
Anggota MPR M Ali Taher Parangsong mengatakan sosialisasi di Sorong merupakan kegiatan yang strategis sebab provinsi ini sering dibincangkan dalam isu domestik maupun internasional
Kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP hingga saat ini masih menyisakan tanda tanya dan sejumlah kejanggalan. Sebab, KPK tidak menjerat sejumlah pihak yang mengaku aktor dalam kasus tersebut.
Kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita terkait impor beras sebanyak 500.000 ton menjadi polemik. Sebab, impor beras tersebut akan berdampak buruk bagi petani di tanah air.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto diyakini bisa membawa partainya menjadi pemenang dalam Pemilu 2019 mendatang. Sebab, dibawah kepemimpinan Airlangga seluruh kader Golkar semakin solid.
Meski mendapat apresiasi program Presiden Jokowi soal BBM satu harga di Papua, hingga saat ini masih mengalami masalah. Sebab, program BBM satu harga tersebut masih perlu kontrol dari pemerintah.
Semangat Trisaksi yang digaungkan pemerintahan Presiden Jokowi dinilai hanya pepesan kosong. Sebab, pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tidak sesuai dengan semangat Trisakti.