Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) masuk dalam daftar prioritas calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.
Sebulan jelang pendaftaran calon presiden dan wakil presiden (capres dan cawapres), Presiden Jokowi dinilai dalam posisi sulit. Apa penyebabnya?
PAN mendukung pasangan Prabowo Subianto dengan Zulkifli Hasan sebagai calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) pada Pilpres 2019.
Pasangan Jokowi-Cak Imin (JOIN) menjadi harga mati bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). JOIN dinilai sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) ideal pada Pilpres 2019 mendatang.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi selama dua kali dalam minggu ini.
PKB memastikan kiai Nahdlatul Ulama (NU) dan warga nahdiyin memberikan mandat kepada Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Cawapres untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.
PKB optimistis nama Muhaimin Iskandar (Cak Imin) salah satu dari lima nama yang telah dikantongi Presiden Jokowi untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres).
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dikabarkan bertemu dengan Presiden Jokowi, di Istana Bogor, Rabu (11/7). Apa pembahasan dalam pertemuan tersebut?
Lima nama itu merupakan hasil proses seleksi dari 10 daftar nama cawapres
Presiden Jokowi dinilai bak sedang bermain catur dalam menentukan pendampingnya sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang.