Seluruh Ketum partai pendukung Presiden Jokowi sepakat menyerahkan satu orang nama calon wakil presiden (Cawapres) untuk Pilpres 2019. Mereka menyerahkan kepada Presiden Jokowi untuk memutuskan.
Presiden Jokowi menggelar pertemuan dan makan malam bersama seluruh ketua umum (Ketum) partai pendukung pada Pilpres 2019 nanti. Dalam pertemuan tersebut sekaligus membahas sosok calon wakil presiden (Cawapres).
PAN tidak menutup kemungkinan akan mendukung Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Sebelum pendaftaran capres-cawapres ke KPU, semua kemungkinan masih terbuka.
Menjelang pendaftaran capres-cawapres yang akan dibuka pada 4 Agustus nanti, Presiden Jokowi disebut banyak menerima tekanan untuk menentukan siapa Cawapres yang akan mendampinginya.
Sekitar 10 ribu santri Kota Tasikmalaya menyambut kedatangan rombongan aksi jalan kaki Long March Laskar Santri Ciamis-Jakarta untuk Cak Imin Cawapres 2019 di depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Sabtu (21/7).
Meski telah memenuhi syarat dukungan untuk maju kembali sebagai calon presiden (Capres), Presiden Jokowi belum menentukan siapa cawapres yang akan mendampingi pada Pilpres 2019. Siapa kira-kira yang layak untuk mendampingi Jokowi?
Meski tidak berpikir soal calon wakil presiden (Cawapres), Partai Golkar menyarankan figur ideal pendamping Presiden Jokowi dalam mkontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Partai Golkar mengaku tidak akan membebani Presiden Jokowi terkait calon wakil presiden (Cawapres) dalam kontestasi Pilpres 2019.
Sekitar 3.000 orang gabungan santri, ormas termasuk organisasi sayap Nahdatul Ulama (NU) melakukan aksi jalan kaki ke Jakarta.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) satu-satunya dari lima nama kandidat Cawapres yang disebut Presiden Jokowi untuk Pilpres 2019. Apa yang membuat Jokowi menyebut nama Cak Imin?