Masyarakat keturunan Jawa begabung dalam Pujakesuma (Putra Jawa Kelahiran Sumatera) yang bermukim di Kotapinang dan sekitarnya sangat antusias berdatangan, mereka beramai-ramai mendatangi lapangan Desa Aek Batu yang berada di Jalan Lintas Sumut
Masyarakat desa Plaosan Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terletak persis di lereng Gunung Kawi sebelah Selatan, sambut meriah Pagelaran Seni Budaya Wayang Kulit dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR dengan Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kabupaten Malang.
Diskusi hasil kerjasama Biro Humas MPR dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen ini juga menghadirkan pembicara Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah dan pengamat politik Siti Zuhro.
MPR melaksanakan sosialisasi Empat Pilar sudah dimulai sejak tahun 2005, di awali sosialisasi Putusan MPR hasil amandemen,
Pertunjukan wayang kulit dengan lakon ‘Petruk Dadi Ratu’ digelar di lapangan Desa Tri Mulya, masyarakat dari berbagai desa berduyun-duyun datang menonton pertunjukan itu.
Wakil Presiden Indonesia ke-6 Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno mengungkapkan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara yang dijalani bangsa Indonesia sejak era kemerdekaan hingga saat ini sangat penuh dengan tantangan.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menguji kemampuan mereka tentang adanya kata iman, takwa, dan akhlak mulia di UUD NRI Tahun 1945. "Di pasal berapa dan ayat berapa?", dirinya bertanya.
Mohamad Nasir mengklaim lebih dari 50 persen perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, tidak memahami empat pilar kebangsaan.
Janji tersebut beriring dengan komitmen Pemerintah untuk terus melanjutkan pembangunan ekonomi yang setia pada lima pilar
Namun kali ini, digelar untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih popular disebut Empat Pilar MPR.