Kebijakan Presiden Jokowi yang telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PTKA) menuai kecaman.
Partai Gerindra membantah soal isu ketidak siapan logistik Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 mendatang.
Meski mendapat dukungan dari seluruh kader Gerindra, Prabowo Subianto disebut mempertimbangkan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Optimisme itu terlihat ketika Muhaimin alias Cak Imin meresmikan Posko Jokowi-Muhaimin Iskandar (JOIN)
Meski mendapat dukungan dari seluruh kader Partai Gerindra, Prabowo Subianto belum memastikan atau tanda-tanda bakal maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 mendatang. Lantas apakah Prabowo bakal jadi king maker?
Pernyataan tersebut disampaikan langung oleh Muhaimin alias Cak Imin, saat meresmikan posko Jokowi-Muhaimin Iskandar (JOIN).
Muhaimin alias Cak Imin ‘pede’ duet calon inkamben Joko Widodo dan Muhaimin Iskandar (JOIN) akan melanggeng mulus ke Istana
Partai Gerindra menyebut sudah waktunya untuk ganti presiden pada Pilpres 2019. Hal itu menyikapi maraknya gerakan #2019GantiPresiden di sejumlah media sosial (Medsos).
Luhut mengklaim pertemuannya dengan Prabowo itu merupakan hal yang biasa saja. Dia mengaku kerap bertemu dengan Prabowo.
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo resmi dideklarasikan sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.