Anggota DPR RI Fraksi PKB Mohamad Toha mempersilakan rumah aspirasinya untuk dijadikan rumah sakit darurat bagi pasien Corona Covid-19 di wilayah Sukoharjo, Surakarta, Boyolali, dan Klaten, Jawa Tengah.
"Nanti begini metodenya, orang-orang yang dinyatakan positif tetapi masih sehat atau tidak menunjukkan gejala penyakit, maka mereka bisa isolasi di rumah. Namun, yang agak parah tetapi bisa dikondisikan masuk RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet. Kemudian (Pasien) yang parah sekali masuk RS Pertamina," kata Arya Mahendra Sinulingga
Rumah Sehat Baznas dan pihak Rumah Sakit langsung melakukan assessment kebutuhan apa saja yang diperlukan dalam operasional RS Darurat Covid-19 tersebut.
Bantuan berikutnya akan diberikan kepada tim medis yang berjibaku di rumah sakit menangani para pasien penderita Corona.
Mensos menghimbau agar Dinas Sosial Provinsi dan Dinas/Instansi Sosial Kabupaten/Kota identifikasi data individu yang telah dinyatakan positif dan yang dirawat di Rumah Sakit termasuk yang meninggal dunia.
Ribuan kamar di Wisma Atlet telah disiapkan untuk merawat pasien positif Corona dengan kondisi sakit ringan
Sebanyak 11 pasien diidentifikasi itu baru kembali dari Maroko, India, Yordania, Filipina, Inggris, UEA dan Swiss. Mereka dibawa langsung dari bandara ke rumah sakit untuk dikarantina.
China mengirimkan pasokan alat medis pertama ke Rumah Sakit Sungai Buloh di negara bagian Selangor, Malaysia pada Kamis (19/3) kemarin.
"Saya juga mendengar bahwa ada rumah sakit swasta yang menolak. Katanya, rumah sakit tersebut tidak mau ambil resiko kalau rumah sakitnya nanti dianggap tempat isolasi pasien positif corona. Pertimbangannya murni bisnis," kata Saleh
Paket bantuan ini termasuk tes gratis virus corona bagi mereka yang membutuhkan, gaji sakit dan cuti keluarga, serta jaminan bagi jutaan rakyat AS yang tidak bisa bekerja karena dampak Covid-19.