Amerika Serikat (AS) berusaha memperpanjangnya dengan segala cara, meskipun tidak ada alasan untuk merevisi ketentuan yang relevan dari perjanjian nuklir 2015 dan Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.
Rusia adalah salah satu penandatangan perjanjian nuklir penting 2015 antara Iran dan kekuatan dunia. Pihak lain dalam kontrak tersebut adalah Inggris, Prancis, China, dan Jerman.
Pasca bencana gempa bumi dan tsunami Jepang pada 11 Maret 2011, reaktor nuklir di Fukushima bocor.
AS menuding Iran berusaha mengembangkan senjata nuklir meskipun sudah dikonfirmasi berulang-ulang dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bahwa Iran tidak terlibat dalam kegiatan membuat bom atom.
Pemerintah pendudukan Israel telah membuka kembali bunker nuklir di Jerusalem Hills
Rudal tersebut diluncurkan dari kota pesisir timur Sondok, lokasi lapangan terbang militer Korut, sekaligus tempat uji coba rudal nuklir tahun lalu.
Laporan itu mengatakan bahwa Iran belum memperkaya uranium di atas 4,5%. Tingkat pengayaan yang dibutuhkan untuk penggunaan senjata sekitar 90%.
Namun tidak segera dikonfirmasi seberapa jauh proyektil itu terbang, termasuk apakah rudal balistik maupun roket artileri.
Perdagangan Kemanusiaan Swiss (SHTA) beroperasi penuh, yang berarti perusahaan tersebut sudah dapat mengirim makanan, obat-obatan dan pasokan penting lainnya ke Iran.
Kesepakatan senjata nuklir rahasia yang ditandatangani London dengan Washington tanpa debat publik membuat marah para anggota parlemen dan para ahli yang bertanya mengapa mereka mengetahui langkah itu hanya setelah keputusan dibuat.