Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik mengatakan, jumlah sekolah yang ditutup meningkat sejak kasus pertama kali mencuat pada 13 hari sebelumnya.
Insiden itu terjadi Ulaanbaatar pekan lalu, yang konon disebabkan oleh buruknya pemeriksaan kebersihan internal menurut Badan Inspeksi Profesional Metropolitan.
Tercatat ada 85 orang warga yang dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.
Menurut pengakuan korban, mereka mengonsumsi tutut yang dibeli dari seorang warga
Kemudian, saksi mendatangi lokasi serta memerintahkan kepada seluruh karyawan untuk keluar ruangan.
Walhasil, seluruh penerbangan ditunda selama beberapa jam, dan pesawat yang hendak mendarat di Bandara Hamburg terpaksa harus dialihkan ke bandara lain.
Keracunan massal diduga akibat gas yang bersumber PT South Pacific Viscos menimpa warga Kampung Ciroyom, Desa Cicadas, Purwakarta.