Pelaksanaan ibadah haji tahun ini baru saja berakhir. Pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi dijadwalkan berakhir pada 11 Juli 2025 mendatang.
Dua kloter jemaah haji asal Indonesia terpaksa mengalami penundaan penerbangan, di tengah panasnya dinamika kawasan Timur Tengah (Timteng) akibat perang Iran-Israel.
Uhamka Agrovision, peternakan domba milik Uhamka membantu memfasilitasi jemaah haji Indonesia yang terkena Dam (denda) atau hadyu, guna penyempurnaan ibadah haji.
Jemaah haji reguler yang wafat selama penyelenggaraan ibadah haji akan mendapatkan asuransi jiwa dari pemerintah
Hingga hari ke-53 operasional haji 1446 H/2025 M, pemulangan jemaah haji ke Tanah Air dan pemindahan jemaah gelombang kedua ke Kota Madinah secara umum berjalan lancar, aman, dan terkendali.
Ancaman bom kembali muncul untuk kali kedua untuk penerbangan jemaah haji Indonesia yang sedang menuju ke tanah air.
Menko PM, Gus Imin, mengatakan bahwa transformasi pengelolaan ibadah haji bukan lagi sekadar masalah teknis dan logistik, melainkan memastikan setiap jemaah berangkat dan tenang, nyaman, dan pulang dengan penuh berkah.
Sebelumnya, pilot pesawat Saudia Airlines memutuskan untuk mengalihkan rute penerbangan ke Bandar Udara Kualanamu di Medan setelah mendapat ancaman bom melalui surat elektronik.
Jemaah haji yang akan pulang ke tanah air diingatkan supaya tidak menyimpan air zamzam di dalam koper bagasi.
Iduladha atau Hari Raya Kurban telah berlalu. Namun nilai-nilai dari dua ibadah utamanya, kurban dan haji, dianjurkan tidak ikut berakhir.